Minggu, 10 April 2011

TDW Show :Kekuatan Rasa Bersyukur

Di awal tahun biasanya kita sudah ada komitmen dan resolusi, selanjutnya kebanyakan orang melakukan review hanya pada akhir tahun. Padahal dalam hidup ada yang namanya proses yang harus dilakukan dan dimonitoring. Salah satu proses yang harus dilakukan adalah bersyukur.
Kurang rasa bersyukur akan menimbulkan rasa gelisah, tidak puas dengan apa yang dimiliki, putus asa dan frustasi. Contohnya: Saat ini banyak terjadi kasus bunuh diri.
Tidak ada seorangpun di dunia ini dilahirkan dalam keadaan negatif semua orang pasti positif. Tapi sayang, kebanyakan orang hanya memandang sisi negatifnya saja. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Sebagai manusia kita harus bisa bersyukur dalam kondisi apapun dan dimanapun.
Hidup adalah pilihan. Jangan sia-siakan kehidupan dengan hanya mengeluh, mengeluh dan mengeluh. SDyukurilah ap ayng telah kita miliki. Kita diciptakan bukan untuk mencari, mencari dan mencari, karena sifat manusia tidak pernah puas. Namun bukan berarti mencari tidak boleh. Carilah sebatas dalam kemampuan kita.
Bagaimana menimbulkan rasa bersyukur? Ada cara sederhana.
1. Tulislah hal-hal positif apa saja yang patut Anda syukuri. Mulailah dari hal-hal yang sederhana.
Contoh: saya bersyukur karena masih hidup, saya bersyukur karena masih bernafas dengan gratis, saya bersyukur punya isri/suami yang baik, anak yang lucu dan sebagainya.
2. Lakukan perbandingan positif. Lihatlah di sekitar Anda. Betapa banyak mereka yang tidak seberuntung Anda. LIhatlah pasien kritis di rumah sakit, atau orang-orang tua di panti jompo.
3. Lakukan teknik berbagi. Ingatlah, gelas diisi untuk diminum, lalu diisi lagi. Susu di dalam gelas jika tidak diminum akan basi. Ingatlah juga bahwa manusia adalah makhluk sosial.
Hidup ini adalah selalu bersyukur. Jika ini menjadi pedoman, maka masalah-masalah yang ada dalam kehidupan akan menjadi mudah untuk tercerahkan.(Smart FM)

Apapun Yang Terjadi Bersyukurlah !

Seorang direktur bertanya kepada supirnya, “Bagaimana cuaca hari ini?”. Supir menjawab, “Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai”. “Bagaimana kamu yakin?”, tanya direktur. Supir menjawab, “Saya sudah belajar bahwa saya tidak selalu mendapat apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apa yang saya dapatkan”.
Jawaban supir itu adalah wujud dari rasa syukur. Bersyukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur, kita akan merasa damai, tentram, dan bahagia. Sebaliknya, jika tidak bersyukur, kita akan terbebani dan merasa tidak bahagia.Hidup akan lebih bahagia, kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Ada 2 hal yang membuat manusia tidak bersyukur:
1. Hanya fokus pada apa yang diinginkan, bukan pada apa yang dimiliki. Orang seperti ini tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki, hatinya dipenuhi target dan keinginan. Padahal, betapapun banyaknya harta yang dimiliki, jika kita tidak pernah puas, maka kita tidak pernah menjadi kaya yang sesungguhnya. Orang yang kaya bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa yang mereka miliki.
2. Cenderung membandingkan diri dengan oranglain. Orang seperti ini selalu merasa orang lain lebih beruntung dibanding dirinya. Bagi mereka, rumput di halaman tetangga, lebih hijau dari rumput di halaman sendiri.
Ada 2 kisah menarik tentang rasa bersyukur:
  • Ada seroang kakek yang mengeluh karena sepatunya sudah lama rusak. Suatu hari ia melihat ada seseorang yang tidak punya kaki, tapi selalu ceria. Sejak saat itu si kakek berhenti mengeluh, dan menjadi orang yang bersyukur.
  • Ada seorang ibu yang tetap merasa bahagia, meskipun ia sedang terapung di tengah laut akibat kapal yang ditumpanginya karam. Ketika ditanya mengapa ia tetap bahagia, si ibu berkata, “Saya mempunyai 2 orang anak, anak yang pertama sudah meninggal dunia, dan anak yang kedua ada di pulau seberang. Kalau saya tenggelam saya akan bahagia, karena saya akan bertemu dengan akan pertama saya di surga, sedangan kalau saya selamat sampai ke seberang, saya juga akan bahagia karena akan bertemu akan kedua saya.(smart Happiness,Smart FM)

Tabungan Kebahagiaan

Tabungan sering hanya diidentikkan dengan uang. Padahal ada tabungan lain yang tidak kalahh penting dalam hidup ini, yaitu tabungan kebahagiaan. Bagaimana kebahagiaan kita hari ini, bisa diukur dari seberapa banyak tabungan kebahagiaan kita.
Seperti tabungan di bank, tabungan kebahagiaan juga terdiri dari setoran dan penarikan. kalau saldo kita kebahagiaan lebih banyak dari penarikan, maka kita akan bahagia. sebaliknya, jika saldo kebahagiaan defisit, atau lebih banyak penarikan daripada tabungan, maka kita tidak bahagia.
Kita bisa menabung kebahagiaan, dengan mengetahui hal-hal yang membuat kita bahagia, dan setoran-setoran apa yang bisa kita berikan pada diri kita. Contoh tabungan kebahagiaan:
- Membantu orang lain. Membantu orang akan memberi kebahagiaan pada diri oranglain, juga kepada diri kita sendiri. Hal itu akan menambah setoran kebahagiaan kita.
- Tersenyum. Saat tersenyum, otot-otot wajah akan menghasilkan enzim kebahagiaan.
- Mendengarkan musik yang kita sukai
- Berkumpul dan bersenda gurau dengan keluarga atau teman.
Adapun hal-hal yang menjadi penarikan kebahagiaan antara lain:
- Berbuat jahat kepada orang lain
- Berbohong
- Bangun kesiangan/terlambat
Kita harus terus meningkatkan saldo tabungan kebahagiaan. Ada 4 aspek yang diperlukan agar kita selalu terpanggil untuk menabung kebahagiaan.
1. Mempunyai energi fisik yang baik. Kita akan bahagia kalau kita bisa meberi setoran kebahagiaan dalam bentuk eneri fiski yang prima. Untuk energi fisik yang baik, diperlukan:
- Tidur yang cukup. Tidur sangat berkaitan dengan kesehatan dan kebahagiaan.
- Olahraga
- Makan teratur dengan makanan yang sehat
2. Lingkungan fisik yang baik. Ada 3 rumus untuk menciptakan lingkungan fisik yang baik: singkirkan, perbaiki, dan musnahkan barang-barang yang anda miliki. Makin banyak barang yang anda miliki, makin banyak energi anda terkuras, dan kebahagiaan anda bisa berkurang.
3. Pengalaman-pengalaman yang menyenangkan. Pengalaman-pengalaman yang menyenangkan sangat berguna, karena bisa anda panggil seaktu-waktu jika diperlukan.
4. Spiritualitas. Mendekatkan diri pada Tuhan

Smart Happiness

Kebahagiaan akan bertambah jika kita berbagi kebahagiaan. Sementara kesedihan akan berkurang jika kita berbagai kesedihan. (Smart Happiness: Shared Happiness)


Kebahagiaan bukanlah kebahagiaan, jika hanya dirasakan sendiri. Kalau kita berbahagia sendiri, maka tidak banyak yang akan kita dapat. Kebagahagiaan berbeda dengan kesedihan. Kesedihan jika dibagikan (berbagi kesedihan), maka kesedihan itu akan berkurang. Akan tetapi kebahagiaan jika dibagikan (berbagi kebahagiaan), maka kebahagiaan itu akan bertambah. Kebahagiaan kalau dibagikan akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa.
Adalah Ibu Yuli Badawi, seorang guru SMU di Bandung Jawa Barat. Ia berbagai kebahagiaan dengan mengasuh lebih dari 50 anak angkat di rumahnya. Ia mengasuh semua anak angkatnya dengan penuh kasih sayang, seperti anak kandungnya sendiri. Anak asuhnya berasal dari berbagai latar belakang. Ada anak hasil perkosaan, anak yang dibuang oleh orangtuanya, anak yang berasal dari broken home dana lain-lain. Ibu Yuli Badawi sendiri mempunyai 4 orang anak kandung.
Yang dilakukan Ibu Yuli Badawi dalam berbagi kebahagiaan sangat luar biasa, ditengah kehidupan yang individualistik. Kisah tentang Ibu Yuli Badawi dituangkan dalam buku berjudul “Rumah Seribu Malaikat”.
Ketika kita bersyukur, kebahagiaan kita akan bertambah. Kalau kita hanya bisa mengucapkan satu kata, maka kata “terima kasih” tidaklah cukup. Ibu Yuli Badawi mengejawantahkan rasa syukurnya kepada Tuhan dalam bentuk yang konkrit. Ia tidak banyak berpikir untuk berbuat baik melalui berbagai kebahagiaan.
Kebahagiaan akan lahir dari tindakan nyata, bukan dari kata-kata. Bersabar, bersyukur, dan memberi akan melahirkan kebahagiaan. Dan yang tertinggi adalah “memberi tanpa mengharap imbalan”.

Jumat, 08 April 2011

Marzuki Alie:Soal gedung baru itu urusan elit bukan rakyat biasa

Marzuki Alie: Tolonglah, Saya Ketua DPR, Jangan dizalimi 

Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie kerap bersuara keras pasang badan soal gedung baru DPR. Tak heran, Marzuki pun kerap panen kritikan. Apa yang dialami Marzuki pun membuat pimpinan DPR lainnya bersimpati. Mereka berharap Marzuki tak menjadi sasaran tembak.

"Tolong dijaga Pak Marzuki ini, yang disampaikan supaya rakyat memahami substansinya," ujar Priyo sambil tersenyum sembari menepuk pundak Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/4/2011).

Sedang Marzuki Alie, seperti hari-hari biasanya, selalu berapi-api menjelaskan rencana membangun gedung baru DPR. Dia ingin gedung baru bisa berdiri. Dia berharap rakyat bisa memahami.

Kalau rakyat ditanya setuju nggak, saya yakin 100 persen tidak akan setuju. Tapi kalau kita jelaskan renstra di dalamnya menyatakan perlu gedung baru , bisa menerima" tutur Marzuki yang duduk di sebelah Priyo saat jumpa pers di DPR.
Hal ini disampaikan Marzuki sebagai protes terhadap pemberitaan media yang dianggapnya menzalimi pimpinan DPR. "Tolonglah, saya kan ketua DPR, sebagai jubir, jangan dizalimi," pintanya.

Marzuki pun kemudian menjelaskan keinginannya. Ia ingin agar gedung baru DPR dibicarakan orang yang berpendidikan cukup. Hal ini dianggap Marzuki tepat mensosialisasikan gedung baru demi kemajuan DPR, bukan semata-mata kemewahan.

"Soal beginian itu elit yang pinter-pinter. Kalau dibawa ke kampus, profesor, akademisi, baru bisa ngerti. Kalau rakyat biasa yang penting perut terisi, kalau ursan begini orang yang penting," terang Marzuki.

SUMBER: http://www.detiknews..com/read/2011/...zalimi?9911012


Marzuki: Cuma Elite yang Bisa Bahas Gedung Baru DPR, Rakyat Biasa Tak Bisa

Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie dengan tegas menyatakan tidak setuju dengan usulan diadakannya survei untuk mengetahui persetujuan masyarakat terhadap pembangunan gedung baru DPR. Sebab, kalau disurvei diadakan, hasilnya pasti seratus persen rakyat menyatakan tidak perlu pembangunan gedung.

"Kalau ditanya, ini jelas saya sampaikan, ya, kalau ditanya, masyarakat tanya 'perlu gedung baru atau tidak?' Seratus persen jawabnya tidak. Karena tidak dijelasin. Kalau sistem surveinya perlu gedung baru atau tidak, semua jawab tidak, karena gedung sudah ada," kata Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/4/2011).

"Tapi kalau dijawab bagaimana kita ingin memperbaiki DPR dari posisi sekarang menjadi posisi ke depan itu, inginnya bagaimana, kita jelaskan keperluan-keperluannya, baru ada gedung di situ, baru orang bilang, 'oh, perlu gedung'," imbuh Marzuki.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, M Jafar Hafsah, mengusulkan agar segera digelar survei untuk mengetahui persetujuan masyarakat terkait pembangunan gedung baru DPR. Menurut Jafar, yang juga kolega Marzuki di DPR ini, survei dapat memberikan gambaran opini masyarakat tentang pembangunan gedung.

Ditanya apakah metode survei yang diusulkan Jafar tidak pas, Marzuki menjawab, rakyat biasa tidak bisa diajak memikirkan perbaikan sistem DPR, termasuk di dalamnya pembangunan gedung baru.

"Ini cuma orang-orang yang elite yang paham yang bisa membahas ini, rakyat biasa nggak bisa dibawa. Kalau rakyat biasa dibawa memikirkan bagamana perbaikian sistem, bagaimana perbaikan organisasi, bagaimana perbaikan infrastruktur, rakyat biasa pusing pikirannya," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.
Marzuki mengatakan, bagi rakyat yang penting adalah kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi.
"Rakyat biasa dari hari ke hari yang penting perutnya berisi, udah jalan, makan, kerja, ada rumah, ada pendidikan, selesai rakyat. Jangan diajak ngurusin yang begini. Urusan begini orang-orang pinter-pinter ajak bicara, ajak kampus-kampus bicara, kita diskusikan. Saya siap, kok, untuk didiskusikan," kata Marzuki.

Lebih dari itu, Marzuki mengajak semua pihak untuk memikirkan substansi pembangunan gedung baru DPR yang merupakan bagian dari Rencana Strategis DPR 2009-2014.

"Mari kita bicara substansi, kalau semua dipolitisir, hancur republik ini," ujarnya.


http://www.detiknews..com/read/2011/...k-bisa?9911012

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7847282

Rabu, 06 April 2011

Puisi Fandy Hutari via kompas.com

80 % Sudah 80 % otakku terisi namamu berbulan-bulan Sudah 80% otakku bertabrakan dengan memori-memori singkat kita Sudah 80% otakku luber dengan segala kebaikanmu Hanya 2% aku benci kamu Dan, sisanya, cuma sampah penantian yang kusimpan Entah sampai kapan
Sampan Lihatlah sampan yang tergolek di pinggir danau itu Di atasnya, aku melihat uluran jari lentikmu ingin menggapaiku Tangan kanan yang penuh kelembutan Namun sayang, ada sipengayuh dayung lain di sebelahmu Cuma nanar air mata yang tersendat ingin jatuh Padahal, ingin sekali aku kamu ajak mengelilingi danau, walau air keruh dan bau anyir Sayang…
Turbulensi Kamulah nama yang menggerogoti pikiranku selama ini Aku meracau Pikiran kacau Hanya kicau Dan, kamu terus menggerogoti pikiranku Ibarat tikus yang rakus, lama-lama aku pupus…
Cerita Patah Hati Kamu anggap, kekasihmu pangeran dari masa lalu Aku pikir, dia cuma bagian dari masa lalumu yang beku Kamu dan dia asik tertawa menggeluti dunia kalian penuh kemesraan Aku di sini, terpuruk dalam tempurung gelap, sulit bergerak Kamu dan dia bercanda meneruskan kisah kasih tanpa ujung Aku di sini cuma diam, beku, pasrah, berdoa, semoga kalian bahagia Ini bukan pengkhianatan Ini hanya kata hatimu yang menggejolak, bukan?
Oksigen Pagi menjelang Matahari kembali terang Anak-anak tertawa riang --- Maaf, aku baru bangun wahai kesepian Ada oksigen yang meninggalkanku sendirian di sini;
Nah, Nah, aku lah orang yang paling tidak percaya pada kisah rekayasa film televisi yang mempertontonkan kesabaran sebagai pemenang di akhir cerita. Nah, apakah kamu masih percaya? Nah, aku penunggu janji-janji manis kamu dulu. Hampir saja jiwaku tercerabut dari jasad…
Untuk Mar Jika saja aku seorang pematung Tubuhmu akan aku ukir di tiang paling tertinggi di negeri ini Nyatanya aku cuma pemburu huruf Jika saja aku seorang pelukis Wajahmu akan aku goreskan di setiap tembok jembatan laying Nyatanya aku cuma kuli tinta Jika saja aku seorang penyair Kisahmu akan ku abadikan di setiap puisi yang kutulis Nyatanya aku cuma seorang pengukir tanda baca Untukmu Mar Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Begitulah kata Sapardi dalam sajaknya…
Puisi-puisi ini untuk Margianna Wijayanti, Makhluk manis dan baik hati yang aku sayangi.
Kiaracondong, Bandung 29 Maret 2011 dini hari, menjelang subuh
Fandy Hutari, lahir di Jakarta 17 Agustus 1984. Penulis buku, esai, dan cerpen. Pernah menjadi editor, reporter, ghostwriter, dan penulis di sebuah agen naskah. Saat ini bekerja sebagai editor dan penulis di Penerbit Angkasa Bandung. Buku yang sudah dipublikasikan: Sandiwara dan Perang; Politisasi Terhadap Aktifitas Sandiwara Modern Masa Jepang (Ombak, 2009), Ingatan Dodol (IMU, 2010), Imajinasi Bumi (Hasfa Arias, 2011), dan Hiburan Masa Lalu dan Tradisi Lokal (dalam proses penerbitan Insist Press). Esai dan cerpennya tersebar di berbagai media, seperti Kompas Jawa Barat, Galamedia, majalah Gong, majalah Mata Jendela, majalah Tapian, Buletin Sastra Pawon, indonesiaseni.com, Republika, kompas.com dan lain-lain. Bisa dikontak di Facebook: Fandy Hutari (fandyhutari@yahoo.com) dan email: fandyhutari@yahoo.com.

Selasa, 05 April 2011

Simple Plan - Welcome To My Life

Do you ever feel like breaking down?
Do you ever feel out of place?
Like somehow you just don't belong
And no one understands you
Do you ever wanna runaway?
Do you lock yourself in your room?
With the radio on turned up so loud
That no one hears you screaming


No you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life

Do you wanna be somebody else?
Are you sick of feeling so left out?
Are you desperate to find something more?
Before your life is over
Are you stuck inside a world you hate?
Are you sick of everyone around?
With their big fake smiles and stupid lies
While deep inside you're bleeding

No you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life

No one ever lied straight to your face
No one ever stabbed you in the back
You might think I'm happy but I'm not gonna be okay
Everybody always gave you what you wanted
Never had to work it was always there
You don't know what it's like, what it's like

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like (what it's like)

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life
Welcome to my life
Welcome to my life